2

Bagaimana kecepatan antara roda menggelinding normal dengan roda selip ?

Sekarang kita tinjau dinamika roda menggelinding normal

Sekarang kitestta tinjau dinamika roda menggelinding dengan selip. Jika roda selip, roda tidak berotasi, hanya bertranslasi, Sehingga roda dianggap benda biasa dengan gaya gesek kinetis.

Tinjau hukum newton pada sistem ini :

Karena  , maka s menggelinding > s selip. Kesimpulannya roda saat menggelinding normal dapat berhenti pada jarak yang lebih pendik daripada roda saaat menggelinding selip. Hal ini nantinya berpengaruh pada penerapan kendaraan dan teknologi ABS. 

 

Apakah Roda Bisa Menggelinding tanpa ada Gesekan ?

Apakah roda bisa menggelinding tanpa ada gesekan ?

Kita tinjau sebuah roda dan mengambil titik-titik tertentu, yaitu pusat massa(CM), titik yang menyinggung bidang alas(P), titik paling atas (P’).
1. Saat hanya mengalami translasi, ketiga titik tersebut bergerak dengan kecepatan yang
sama dengan kecepatan pusat massa, kita asumsikan sebesar . Maka
2. Saat hanya mengalami rotasi, pusat massa diam, sehingga  Sedangkan titik P’
bergerak dengan kecepatan . Titik P juga demikian, namun karena arahnya berlawanan,
kecepatannya menjadi
3. Saat menggelinding, yaitu gabungan translasi dan rotasi, kecepatannya pun menjadi

gabungan kecepatan translasi dan rotasi. Karena ,  didapat :

Kita akan meninjau sebuah dinamika gerak roda yang menggelinding. Perhatikan gambar di bawah ini. Saat diberi sebuah kecepatan, gaya yang bekerja pada roda hanyalah gaya gesek statsis, karena yang bersentuhan dengan lantai adalah titik P(paling bawah), sedangkan titik P diam setiap saat. Sehingga gaya gesek yang bekerja adalah gaya gesek statis.
Bila roda tidak mengalami gesekan, artinya tidak ada gaya gesek, tidak ada gaya gesek berarti tidak ada torsi, sehingga roda tidak bisa berotasi, dengan kata lain roda hanya bertranslasi saja.